Turis Indonesia di Korea, Perlukah Sertifikat Digital?
Halaman login penuh huruf Hangeul. Tombol yang meminta sertifikat yang tidak Anda punya.
Kalau Anda sedang menyiapkan perjalanan ke Korea, atau baru mendarat untuk kuliah, tembok ini biasanya muncul di saat paling tidak tepat. Saat memesan tiket konser. Saat membuka aplikasi bank. Saat mencoba masuk ke portal pemerintah.
Rasanya seperti semua orang Korea memegang kunci rahasia. Memang begitu kenyataannya, dan kunci itu bernama sertifikat digital. Kabar baiknya, jawabannya lebih sederhana dari yang Anda kira.
Kebanyakan turis tidak memerlukannya, dan ini alasannya
Jika Anda datang hanya untuk liburan singkat, Anda hampir pasti tidak perlu sertifikat digital Korea. Sebagian besar wisatawan bahkan tidak memenuhi syarat untuk membuatnya.
Alasannya sederhana. Sertifikat digital di Korea selalu terikat pada identitas resmi di Korea, yaitu nomor registrasi penduduk bagi warga Korea atau nomor registrasi orang asing bagi warga negara asing. Nomor registrasi orang asing (oegugin deungnok beonho) baru Anda dapat setelah mendaftar sebagai penduduk asing.
Pendaftaran itu hanya diwajibkan bagi orang asing yang tinggal lebih dari 90 hari. Wisatawan Indonesia yang datang dengan visa kunjungan singkat seperti C-3 umumnya tidak melewati batas tersebut.
Tanpa nomor itu, bank tidak bisa menerbitkan sertifikat untuk Anda. Portal pemerintah tidak bisa mencocokkan identitas Anda. Nomor ponsel prabayar turis yang didaftarkan dengan paspor juga sering gagal dipakai untuk verifikasi identitas di situs Korea.
Jadi, apakah Anda termasuk kelompok yang perlu repot? Kalau Anda mahasiswa dengan visa D-2, pekerja, atau siapa pun yang akan tinggal berbulan-bulan, jawabannya ya. Dan di situlah kebingungan berikutnya muncul, karena kata sertifikat di Korea tidak merujuk pada satu hal saja.
Yang disebut sertifikat di Korea ternyata ada tiga jenis
Ada tiga jenis yang paling sering Anda temui, yaitu sertifikat bersama, sertifikat finansial, dan sertifikat swasta. Ketiganya berfungsi sebagai tanda tangan elektronik untuk login dan transaksi, dan semuanya termasuk dalam sistem autentikasi finansial Korea untuk orang asing maupun warga lokal.
Dulu ceritanya lebih sempit. Sebelum Desember 2020, Korea memakai sistem gongin injeungseo (sertifikat publik) yang praktis wajib untuk banyak layanan perbankan dan pemerintahan. Revisi Undang-Undang Tanda Tangan Elektronik yang berlaku sejak 10 Desember 2020 menghapus status istimewa itu. Sertifikat lama berganti nama menjadi gongdong injeungseo (sertifikat bersama), dan sertifikat swasta boleh dipakai secara setara.
Berikut perbedaannya dalam satu tabel:
| Jenis | Diterbitkan lewat | Masa berlaku | Biaya untuk individu |
|---|---|---|---|
| Sertifikat bersama untuk bank dan asuransi | Bank | 1 tahun | Gratis |
| Sertifikat bersama serbaguna (beomyong) | Lembaga sertifikasi | 1 tahun | 4.400 won per tahun |
| Sertifikat finansial (geumyung injeungseo) | Bank, dikelola KFTC | 3 tahun | Gratis |
| Sertifikat swasta (PASS, Kakao, Naver, Toss) | Perusahaan swasta | Berbeda tiap layanan | Umumnya gratis |
Sertifikat bersama disimpan sebagai file di ponsel, komputer, atau USB. Kalau ponsel hilang, file itu ikut hilang.
Sertifikat finansial bekerja berbeda. File-nya disimpan di cloud yang dikelola Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), sehingga bisa dipakai di perangkat lain cukup dengan PIN 6 digit. Sementara itu, sertifikat swasta biasanya muncul sebagai pilihan ganpyeon injeung (autentikasi sederhana) di halaman login.
Terdengar seperti banyak pilihan, bukan? Tapi ketiganya punya satu syarat yang sama, dan syarat itu bukan aplikasi apa pun.
Semua pintu dimulai dari satu kartu, bukan dari aplikasi
Kuncinya adalah kartu registrasi orang asing (oegugin deungnokjeung), yang dalam bahasa Inggris resmi disebut Residence Card dan sering disingkat ARC. Tanpa kartu ini, rantai berikutnya tidak bisa dimulai.
Kewajibannya diatur dalam Pasal 31 Undang-Undang Imigrasi Korea. Isinya, dalam terjemahan bebas:
Orang asing yang ingin tinggal di Korea lebih dari 90 hari sejak tanggal masuk wajib melakukan registrasi orang asing di kantor imigrasi yang membawahi tempat tinggalnya, dalam waktu 90 hari sejak tanggal masuk.
Biaya penerbitan kartunya 30.000 won. Jadwal kunjungan ke kantor imigrasi dipesan lewat HiKorea, portal layanan imigrasi untuk orang asing di bawah Korea Immigration Service.
Panduan registrasi ARC di Korea untuk pelajar Indonesia
Setelah kartu di tangan, urutannya bekerja seperti rantai:
- ARC membuka akses ke nomor ponsel atas nama Anda sendiri.
- Nomor ponsel atas nama sendiri membuka akses ke verifikasi identitas (bonin injeung).
- ARC ditambah bukti tujuan transaksi membuka rekening bank dengan fasilitas penuh.
- Rekening bank membuka akses ke sertifikat bersama dan sertifikat finansial.
Poin ketiga sering mengejutkan pendatang baru. Bank di Korea memeriksa tujuan pembukaan rekening sebagai langkah pencegahan penipuan rekening penampung, sesuai kebijakan otoritas keuangan seperti Financial Supervisory Service. Jika Anda tidak bisa menunjukkan bukti, misalnya surat keterangan mahasiswa aktif atau kontrak kerja, rekening biasanya dibuka sebagai rekening dengan batas transaksi (hando jehan gyejwa).
Rekening terbatas tetap bisa dipakai. Hanya saja, nominal transfer dan penarikan hariannya kecil. Bagi mahasiswa D-2, surat keterangan terdaftar dari kampus umumnya diterima sebagai bukti.
[IMAGE_PLACEHOLDER_1]
Lalu, setelah kartu dan rekening siap, langkah mana yang harus didahulukan? Urutannya penting, karena satu langkah yang terlewat bisa membuat Anda bolak-balik ke bank.
Urutan setup yang benar jika Anda tinggal lebih dari 90 hari
Urutan yang paling aman adalah ARC, nomor ponsel, rekening bank, aktivasi internet banking, penerbitan sertifikat, lalu aplikasi PASS. Enam langkah, dan setiap langkah bergantung pada langkah sebelumnya. Inilah inti setup internet banking Korea untuk orang asing.
1. Selesaikan registrasi orang asing
Pesan jadwal di HiKorea, datang ke kantor imigrasi sesuai domisili, lalu tunggu kartu fisik Anda. Jangan menunda sampai mendekati batas 90 hari, karena slot jadwal di kota besar cepat penuh.
2. Buka nomor ponsel atas nama sendiri
Pilih paket yang didaftarkan dengan ARC, bukan dengan paspor. Nomor yang terhubung ke nomor registrasi orang asing jauh lebih lancar untuk verifikasi identitas di situs Korea.
Kartu SIM Korea untuk pelajar dan pekerja asing
3. Buka rekening bank
Bawa ARC, paspor, dan bukti tujuan transaksi. Sampaikan sejak awal bahwa Anda ingin memakai mobile banking, agar petugas mengaktifkan layanan itu sekaligus.
4. Aktifkan internet banking dan alat keamanannya
Bank biasanya memberikan kartu kode keamanan atau OTP. Alat ini dipakai saat menerbitkan sertifikat dan saat transfer, jadi simpan baik-baik.
5. Terbitkan sertifikat di aplikasi bank
Ini bagian panduan penerbitan sertifikat publik Korea yang paling sering ditanyakan. Buka menu injeung senteo (인증센터, pusat sertifikat) di aplikasi bank. Pilih sertifikat finansial jika ingin yang praktis dan berlaku 3 tahun, atau sertifikat bersama jika situs yang Anda butuhkan masih memintanya. Kata sandi sertifikat bersama harus minimal 10 karakter dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol.
6. Daftar aplikasi PASS
PASS adalah aplikasi verifikasi identitas yang dikembangkan bersama oleh tiga operator seluler Korea, yaitu SK Telecom, KT, dan LG U+. Fungsinya membuktikan bahwa nomor ponsel benar-benar milik Anda. Registrasi aplikasi PASS untuk orang asing berjalan lancar jika nomor tersebut terdaftar atas nama Anda dengan ARC.
Dengan sertifikat atau PASS, Anda bisa login ke Gov24 (Jeongbu24), portal pemerintah online Korea yang juga melayani orang asing teregistrasi. Di sana Anda bisa menerbitkan dokumen tertentu secara daring, misalnya bukti fakta registrasi orang asing. Di HiKorea, sejumlah permohonan elektronik seperti perpanjangan masa tinggal juga meminta login dengan sertifikat.
Satu peringatan penting. Jangan pernah mengirim file sertifikat, foto kartu kode keamanan, atau PIN kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku petugas bank atau polisi. Korea Internet & Security Agency (KISA) menyediakan layanan konsultasi di nomor 118 jika Anda menerima pesan mencurigakan.
Membuka rekening bank Korea untuk pelajar Indonesia
Semua langkah ini masuk akal bagi mahasiswa dan pekerja. Tapi bagaimana jika Anda hanya punya sepuluh hari dan satu tiket konser?
Hanya liburan atau nonton konser? Ini jalan yang tidak memerlukan sertifikat
Gunakan layanan yang memang dirancang untuk orang asing. Untuk kebutuhan wisata, hampir semuanya bisa diselesaikan tanpa sertifikat Korea.
Tiket konser dan fanmeeting. Situs tiket domestik Korea umumnya meminta bonin injeung dengan nomor ponsel Korea. Karena itu, agensi biasanya membuka jalur penjualan global terpisah untuk penggemar luar negeri. Ikuti tautan penjualan yang diumumkan di kanal resmi agensi atau fan club. Jangan meminjam identitas teman Korea atau membeli akun, karena hal itu melanggar ketentuan situs tiket dan tiket Anda bisa dibatalkan.
Informasi dan bantuan. Korea Tourism Organization mengelola situs VisitKorea serta 1330 Korea Travel Hotline yang aktif 24 jam dalam beberapa bahasa asing. Anda bisa bertanya soal transportasi, penginapan, sampai kendala selama perjalanan tanpa login apa pun.
Makanan halal dan tempat salat. Daftar restoran bersertifikat halal dan lokasi masjid bisa Anda cek langsung di situs Korea Muslim Federation (KMF), lembaga yang juga menerbitkan sertifikasi halal di Korea. Tidak ada login, tidak ada sertifikat. VisitKorea juga memuat informasi restoran ramah Muslim dan ruang salat di tempat wisata.
Restoran halal di Seoul yang bersertifikat KMF
Pembayaran. Kartu debit dan kredit internasional diterima luas di Korea. Sebagian aplikasi pembayaran dan transportasi lokal meminta verifikasi nomor ponsel Korea, jadi selalu bawa kartu fisik sebagai cadangan.
[IMAGE_PLACEHOLDER_2]
Kesimpulan
Sertifikat digital Korea hanya relevan jika Anda tinggal lebih dari 90 hari. Angka-angka yang perlu Anda ingat:
- Tinggal lebih dari 90 hari berarti wajib registrasi orang asing, dengan biaya kartu 30.000 won.
- Sertifikat bersama untuk bank gratis dan berlaku 1 tahun, versi serbaguna 4.400 won per tahun.
- Sertifikat finansial gratis dan berlaku 3 tahun.
- Sejak 10 Desember 2020, sertifikat swasta seperti PASS boleh dipakai setara dengan sertifikat bersama.
Langkah Anda sekarang bergantung pada rencana Anda. Wisatawan cukup menyimpan nomor 1330 dan tautan resmi penjualan tiket. Mahasiswa dan pekerja sebaiknya memesan jadwal ARC di HiKorea sejak minggu pertama, karena urusan bank, PASS, dan Gov24 semuanya menunggu kartu itu.
자주 묻는 질문
QApakah turis Indonesia bisa membuat sertifikat bersama Korea hanya dengan paspor?
Pada umumnya tidak. Sertifikat diterbitkan lewat rekening bank Korea, dan layanan perbankan penuh dirancang untuk nasabah yang memiliki nomor registrasi orang asing dari ARC. Wisatawan jangka pendek sebaiknya memakai layanan global yang tidak memerlukan sertifikat.
QApa beda sertifikat bersama dan sertifikat finansial?
Sertifikat bersama disimpan sebagai file di perangkat, berlaku 1 tahun, dan memakai kata sandi minimal 10 karakter. Sertifikat finansial disimpan di cloud KFTC, berlaku 3 tahun, dan cukup dibuka dengan PIN 6 digit. Keduanya gratis untuk keperluan perbankan individu.
QApakah aplikasi PASS bisa dipakai dengan nomor prabayar turis?
PASS memverifikasi bahwa nomor ponsel terdaftar atas nama Anda. Nomor prabayar yang didaftarkan dengan paspor sering gagal di tahap verifikasi ini. Nomor yang didaftarkan dengan ARC jauh lebih lancar.
QApakah saya perlu sertifikat Korea untuk membeli tiket konser K-pop?
Untuk situs tiket domestik, Anda biasanya perlu verifikasi identitas dengan nomor ponsel Korea. Penggemar luar negeri sebaiknya membeli lewat jalur penjualan global yang diumumkan agensi. Cara ini tidak memerlukan sertifikat maupun nomor Korea.
QApakah portal pemerintah Korea seperti Gov24 bisa dipakai orang asing?
Bisa, asalkan Anda sudah memiliki nomor registrasi orang asing. Login dilakukan dengan sertifikat bersama, sertifikat finansial, atau autentikasi sederhana seperti PASS. Beberapa dokumen, seperti bukti fakta registrasi orang asing, dapat diterbitkan secara daring.
출처 및 인용
- [1]
Revisi Undang-Undang Tanda Tangan Elektronik berlaku sejak 10 Desember 2020 dan menghapus status istimewa sertifikat publik
출처: Korea Law Information Center (Kementerian Legislasi Pemerintah)
- [2]
Orang asing yang tinggal lebih dari 90 hari wajib melakukan registrasi orang asing dalam 90 hari sejak masuk (Pasal 31 Undang-Undang Imigrasi)
- [3]
Jadwal registrasi orang asing dan permohonan elektronik imigrasi dilayani lewat HiKorea
- [4]
Korea Immigration Service menangani registrasi dan izin tinggal orang asing
- [5]
Sertifikat finansial dikelola KFTC dan disimpan di cloud
출처: Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute
- [6]
Bank memeriksa tujuan pembukaan rekening untuk mencegah penipuan rekening penampung
- [7]
Gov24 adalah portal layanan pemerintah online Korea
출처: Gov24
- [8]
KISA menyediakan layanan konsultasi keamanan siber di nomor 118
- [9]
Korea Tourism Organization mengelola VisitKorea dan 1330 Korea Travel Hotline 24 jam
- [10]
KMF menyediakan informasi restoran halal dan masjid serta menerbitkan sertifikasi halal di Korea